Delapan Tahun Bawaslu Kabupaten/Kota, Bawaslu Cilegon Perkuat Soliditas dan Kesiapan Kelembagaan
|
Cilegon, Bawaslu Kota Cilegon – Ketua Bawaslu Kota Cilegon Alam Arcy Ashari menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan kesinambungan kerja kelembagaan memasuki usia ke-8 Bawaslu Kabupaten/Kota. Momentum tersebut tidak hanya menjadi refleksi perjalanan lembaga, tetapi juga menjadi pengingat bagi jajaran Bawaslu Kota Cilegon untuk tetap menjalankan pengabdian dan mempersiapkan diri menghadapi tahapan kepemiluan berikutnya.
Ia menyampaikan bahwa 15 Agustus menjadi momentum penting dalam perjalanan Bawaslu Kabupaten/Kota yang telah memasuki usia delapan tahun. Menurutnya, perjalanan kelembagaan selama delapan tahun telah membentuk pengalaman dan kebersamaan jajaran dalam menjalankan tugas pengawasan. Karena itu, soliditas internal menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan yang akan muncul pada setiap tahapan pemilu.
“Semoga lembaga kita semakin kuat dan solid. Dengan tantangan yang dihadapi bersama, kita dapat berjalan beriringan menghadapi tahapan demi tahapan,” ujar Alam Ketua Bawaslu Kota Cilegon dalam peringatan HUT ke-8 Bawaslu Kabupaten/Kota yang digelar di lingkungan Bawaslu Kota Cilegon
Ia juga menekankan bahwa berakhirnya suatu tahapan pemilu bukan berarti berakhir pula tanggung jawab pengabdian jajaran Bawaslu. Masa non-tahapan harus tetap diisi dengan pelaksanaan program kerja dan kegiatan kelembagaan sebagai bagian dari upaya menjaga kesiapan Bawaslu.
“Pada saat non-tahapan ini, kita tidak bosan-bosan untuk tetap mengabdi. Program kerja kita tidak boleh mati,” tegasnya. Kamis, (20/08/2026)
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Cilegon Muhlis menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-8 menjadi kesempatan untuk mengingat kembali perjalanan Bawaslu Kabupaten/Kota, termasuk proses perkembangan kelembagaan sejak belum menjadi satuan kerja hingga memiliki kedudukan dan tata kelola kelembagaan seperti saat ini.
Menurutnya, perjalanan tersebut tidak terlepas dari kontribusi para pimpinan dan jajaran yang telah menjalankan tugas pada setiap periode. Pengalaman tersebut perlu menjadi modal bagi Bawaslu Kota Cilegon untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan.
“Momen ulang tahun ini kita jadikan motivasi agar Bawaslu Kota Cilegon semakin kuat. Akses penegakan hukum juga harus semakin matang dan kredibel,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kesiapan menghadapi agenda kepemiluan ke depan perlu dibangun sejak masa non-tahapan. Pemilu yang akan memasuki tahapan pada waktu mendatang membutuhkan kesiapan jajaran, baik dari sisi kelembagaan maupun sumber daya manusia.
Karena itu, kesinambungan program kerja dan konsolidasi internal menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari persiapan Bawaslu Kota Cilegon. Selain kesiapan kelembagaan, jajaran juga diingatkan untuk menjaga kesehatan agar dapat menjalankan tugas pengawasan secara optimal.
Peringatan HUT ke-8 Bawaslu Kabupaten/Kota tersebut kemudian diisi dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng. Bagi Bawaslu Kota Cilegon, momentum tersebut menjadi refleksi untuk mempertahankan semangat pengabdian sekaligus memperkuat kesiapan lembaga dalam menghadapi tantangan kepemiluan yang akan datang.
Memasuki usia ke-8, Bawaslu Kota Cilegon berkomitmen menjaga soliditas jajaran, memastikan program kerja tetap berjalan pada masa non-tahapan, serta memperkuat kesiapan kelembagaan menghadapi tahapan pemilu berikutnya.
Penulis : Ipat Fatimah
Dokumentasi Foto: Iyunk
Editor: Ahmad Muarif Kepala Subbagian Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Cilegon