Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Cilegon Gelar Tasyakuran Kantor Baru, Tegaskan Spirit Kelembagaan

tasyakuran

Ketua Bawaslu Kota Cilegon bersama jajaran Bawaslu Provinsi Banten saat tasyakuran kantor baru Bawaslu Kota Cilegon, menegaskan penguatan identitas dan standar kelembagaan. Jum’at, (13/02/2026).

Cilegon, - Bawaslu Kota Cilegon menggelar tasyakuran kantor baru sebagai momentum penguatan kelembagaan, konsolidasi internal, serta penegasan standar pelayanan dan identitas institusi yang selaras dengan struktur hirarkis Bawaslu hingga tingkat pusat.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan Bawaslu Provinsi Banten, Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Banten, serta pimpinan dan sekretariat Bawaslu Kota Cilegon. Momentum ini tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan fisik kantor, tetapi sebagai langkah pembenahan tata kelola dan peningkatan kinerja kelembagaan. Jum’at, (13/02/2026).

Koordinator Divisi Humas Bawaslu Provinsi Banten, Samani, menegaskan bahwa perpindahan kantor harus diiringi dengan peningkatan kualitas kerja dan tanggung jawab kelembagaan.

“Perpindahan kantor ini harus membawa harapan baru dan keberkahan bagi jajaran Bawaslu Kota Cilegon. Bukan hanya soal tempat, tetapi bagaimana semangat baru ini diterjemahkan dalam peningkatan kinerja dan kontribusi terhadap Bawaslu Provinsi,” ujar Samani.

Ia juga menekankan pentingnya membawa nilai-nilai positif dari kantor lama serta melakukan pembenahan terhadap hal-hal yang masih menjadi pekerjaan rumah.

“Apa yang baik di kantor lama harus dipertahankan dan ditingkatkan. Namun hal-hal yang belum optimal harus dibenahi. Masih banyak PR kelembagaan, termasuk penataan dokumen retensi agar dapat dimusnahkan sesuai ketentuan sehingga tertib administrasi dapat terwujud,” tambahnya.

Selain itu, Samani mengingatkan bahwa meskipun tidak dalam tahapan pemilu, Bawaslu tetap memiliki kewajiban programatik dari Bawaslu RI, termasuk pembuatan lima konten video yang telah diberikan dengan batas waktu tertentu.

Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Banten, Arif Budiman, menyampaikan bahwa keberadaan kantor baru harus memperkuat identitas dan marwah lembaga.

“Kita patut bersyukur atas peningkatan fasilitas ini. Secara kualitatif, kantor baru harus mencerminkan identitas kelembagaan Bawaslu, sebagaimana lembaga lain memiliki ciri khas warna, mekanisme kerja, dan standar kompetensi yang jelas,” ungkap Arif.

Ia menambahkan bahwa identitas kelembagaan bukan hanya pada fisik bangunan, tetapi juga pada standar pelayanan dan kualitas sumber daya manusia.

“Warna, satuan pengamanan, dan office boy memiliki standar pelayanan yang sama dari Bawaslu RI hingga kabupaten/kota. Marwah lembaga harus dijaga, dan kantor baru ini harus mampu menjadi representasi standar tersebut,” tegasnya.

Arif juga mendorong agar dilakukan sosialisasi kepada para pemangku kepentingan terkait perpindahan kantor, termasuk memanfaatkan momentum bulan Ramadhan sebagai sarana komunikasi kelembagaan.

Ketua Bawaslu Kota Cilegon, Alam Arcy Ashari, menyampaikan apresiasi atas kehadiran pimpinan dan jajaran Bawaslu Provinsi Banten dalam momentum tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran pimpinan dan jajaran sekretariat Bawaslu Provinsi Banten. Kehadiran ini menjadi penguat semangat bagi kami dalam menjalankan tugas pengawasan,” ujar Alam.

Ia menegaskan bahwa perpindahan kantor harus menjadi titik tolak peningkatan kinerja.

“Kantor baru ini harus menghadirkan spirit baru, bukan hanya perubahan tempat. Semangat pengawasan, profesionalitas, dan integritas harus semakin kuat agar Bawaslu Kota Cilegon dapat terus berkontribusi dalam struktur hirarkis kelembagaan,” tambahnya.

Melalui momentum ini, Bawaslu Kota Cilegon menegaskan komitmennya untuk meningkatkan tata kelola, menjaga identitas dan marwah lembaga, serta memperkuat kontribusi dalam sistem pengawasan pemilu secara berjenjang.